Dec 08
Banjir sebagai fenomena alam dapat merupakan / menciptakan petaka bagi manusia. Intervensi manusia terhadap alam kian memperbesar petaka yang terjadi akibat banjir. Kini, banjir sudah merupakan bagian dari fenomena global. Ketika banjir merupakan gejala alam, ia dengan tidak begitu sulit bisa diramalkan karena menjadi bagian dari siklus iklim, tetapi ketika ia menjadi fenomena global maka ramalan banjir dapat sering meleset.
Nah untuk lebih jelasnya silahkan download artikel dari bapak Abdul Hamid, H, Ir, M.Eng, Prof.
REKAYASA ANTISIPASI BENCANA BANJIR PONTIANAK
Jul 01
Persoalan infrastruktur sangat kompleks, melibatkan banyak disiplin ilmu. Masing-masing daerah bisa saja menghadapi persoalan yang berbeda. Namun ada sejumlah persoalan bersama yang dihadapi yang antara lain adalah …
Untuk lebih jelasnya silahkan download materi berikut ini :
Isu Pengembangan Infrastruktur
Apr 28
Salah satu kepercayaan yang sampai kini masih dianut oleh (melekat dalam diri) sebagian umat Islam di tanah air, termasuk di daerah Kalimantan Barat (Kalbar) adalah tentang bulan Sapar yang diklaim sebagai bulan naas, bulan yang penuh kesialan. Klaim itu diantaranya dengan alasan bahwa kata Sapar berarti sejenis penyakit di dalam perut berbentuk ulat besar yang dapat membunuh.
Kepercayaan ini, berdasarkan beberapa sumber bacaan, sebenarnya sudah ada sejak zaman Jahiliyah. Ketika itu mereka menganggap bulan Sapar sebagai bulan yang sarat dengan kejelekan. Disamping itu mereka juga menganggap Rabu sebagai hari nahas, terlebih Rabu terakhir setiap bulan.
Mar 20
Dikisahkah bahwa pada suatu hari Khalifah Umar al-Faruq ra mendapati seorang rakyatnya sedang teler, mabuk, akibat minuman keras. Karena meminum minuman keras dilarang di wilayah yang menjadi kekuasaannya, maka Khalifah segera menangkap yang bersangkutan untuk dijatuhi hukuman. Si teler ternyata tidak menyukai tindakan itu. Dia pun lalu mencaci maki Khalifah dengan mengucapkan kata-kata kotor yang tak pantas diucapkan kepada seorang pemimpin. Setelah dicaki maki, Umar bukannya memarahi yang bersangkutan, tapi dia malahan melepaskan tangan si pemabuk itu dan bergegas meninggalkannya.
Mar 20
Rabu 15 Pebruari 2006, Pansus IV DPRD Kalbar mengadakan Public Hearing (supaya gampang diingat, singkat saja dengan Puring) dengan stakeholders dalam rangka mendapatkan masukan mengenai pembahasan materi Raperda tentang Pembentukan Perusahaan Daerah Air Minum Propinsi Kalimantan Barat. Stakeholders yang diundang dalam Puring itu adalah pihak perusahaan daerah, organisasi / LSM, akademisi serta tokoh masyarakat. Saya pribadi ikut diundang, tetapi karena baru pulang dari Bandung Kamis 16 Pebruari 2006 sore, tentu saja tidak dapat mengikuti Puring yang sangat menarik itu. Melalui tulisan ini perkenankan Saya mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kalbar umumnya, dan kepada Ketuanya, Bapak Ir. H. Zulfadhli, serta Pansus IV khususnya. Sebagai ganti ketidakhadiran tersebut, saya mencoba menulis opini singkat ini, dengan harapan ada manfaatnya.
Saya belum mengetahui dengan jelas tentang latar belakang munculnya Raperda ini, dan kenapa pula Raperda ini tampaknya penting untuk segera dibahas.
Mar 20
Kokok Ayam, berdasarkan zodiac / kalender Cina, akan menghilang pada 28 Januari 2006 tengah malam dan digantikan dengan salakan ataupun gonggongan Anjing berunsur Api selama setahun ke depan. Ayam menghilang di bumi Kalbar dengan gejala meninggalkan harga “telur”nya yang melonjak. Mungkin ia ingin berpesan agar siapapun jangan terlalu rakus makan telur; atau mungkin juga mengingatkan agar siapapun perlu menghargai jerih payahnya selama setahun, setelah capek mengais sana mengais sini mencari rezeki, setelah “lelah” sibuk mematuk-matuk ke sana ke sini, mengepak-ngepakkan sayap, dan setelah “terbang” kesana terbang ke-sini; ataupun setelah bertahan menangkis serangan- isu atau pun nyata- penyakit flu burung.
Mar 20
Lebaran Tahun 2005 tinggal menghitung hari ketika tulisan ini dibuat, atau mungkin hanya menghitung jam ketika tulisan ini dimuat harian ini, atau bahkan telah memasuki Syawal 1426 H, yang berarti telah memasuki suasana lebaran.
Biasanya menjelang lebaran atau hari-hari besar lainnya, parsel alias bingkisan banyak dijual baik di mall-mall, super / mini market, maupun di toko-toko bahan pakaian dan makanan. Ada sejumlah toko yang menerima pesanan parsel yang sudah siap antar ke tempat tujuan; pokoknya pemesan tahu beres sajalah. Di samping toko-toko, kini bermunculan pula usaha jasa yang bergerak dalam bidang penyediaan bingkisan / parsel yang memang sangat diharapkan oleh sebagian pihak itu, terutama para pimpinan lembaga / institusi, dinas, kantor, sub kantor dan yang lainnya.
Mar 20
Berikut kami tautkan Link dari Materi Metodologi Penelitian yang di bawakan oleh Prof. Ir. H. Abdul Hamid, M.Eng :
Metodologi Penelitian
Recent Comments